Edukasi Sex bukan Tentang Hubungan Intim Melulu Loh!

Konsend - Asam Urat
Buat Aktifitas Terhambat, Begini Tips Atasi Asam Urat
February 26, 2020
Tinggkatkan Daya Tahan Tubuh Hindari Corona
Cegah Corona dengan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
March 4, 2020
Edukasi Sex

Edukasi Sex bukan berbicara mengenai hubungan intim saja. Edukasi Sex juga sangat penting untuk diberikan kepada anak

JAKARTA, trustlink.id – Beberapa orang menggangap sex adalah hal yang tabu untuk di bicarakan, sebenarnya sex tidak terbatas pada pemahaman mengenai hubungan intim saja.

Edukusi sex sangat penting untuk dikenalkan oleh anak sejak dini, mengenal citra tubuh, serta soal kesehatan organ-organ tubuh juga termasuk dalam edukasi sex.

Semakin banyak informasi yang diserap anak, akan membantunya menentukan sikap dan mengambil keputusan pada situasi tertentu.

Berikut beberapa penjelasan yang dapat mamah dan papah sahabat trust katakan pada anak sesuai dengan usia mereka :

  • Tahap I (Anak usia 5-8 tahun)

Jelaskan pada anak fungsi dan peran anggota keluarga inti (ayah, ibu, anak). dimana dalam ruanglingkup keluarga harus saling berkomunikasi dengan baik untuk membangun hubungan keluarga yang sehat dan setiap anggota keluarga harus saling menjaga satu sama lain.

Ajarkan anak untuk berteman dengan siapapun tampa pilih-pilih dan didasari dengan rasa percaya, saling mengasihi, empati dan solidaritas.

Mengajari anak untuk berani berekspresi mengenai rasa cinta kepada anggota keluarga inti dengan bentuk perbuatan atau kata-kata, dan penting menanamkan kepada anak untuk mengucapkan salam dan berterimakasih.

Kenalkan mengenai toleransi mengenai perbedaan dimana orang terlahir unik dan layak untuk dihargai walau ada perbedaan yang hadir tetapi tidak bisa menjadi halangan untuk berteman.

Dan ajarkan pada anak mengenai konsep pasangan menikah dengan mengambil pengalaman orang tuanya menikah dengan nilai positif. hal ini akan membuat pemahaman dasar bahwa anak lahir setelah ada hubungan pernikahan antara ibu dan ayah.

  • Tahap II (Anak usia 9-12 tahun)

Pada usia ini, anak akan belajar mengenai tanggungjawab. selain itu anak juga akan belajar mengambil keputusan, untuk mengajarkan hal tersebut orangtua bisa menanyakan sesuatu kepada anak mengenai pilihan dan pendapat mereka.

Hal ini merupakan langkah dasar untuk seorang mempelajari seksual untuk anak. gambaran mengapa orang dewasa dapat dikatakan orangtua dikarenakan menjadi orangtua setelah hamil atau memiliki anak.

  • Tahap III (Anak usia 13-18 tahun)

Pada tahap ini, anak akan mengalami masa pubertas. mengerti artinya kasih sayang, kerjasama, empati.

Pada tahap ini orangtua bisa menjelaskan lebih detai mengenai anatomi tubuh dan organ reproduksi manusia. Hindari mengganti kata-kata yang tabu. hal ini akan menjadi hal yang penting dalam pendidikan seksual untuk anak.

Jelaskan secara ringkas proses pembuahan yang menyebabkan wanita hamil dan resiko kesehatan akibat hubungan seksual yang tidak sehat atau karena di usia muda. dan resiko berganti-ganti pasangan yang menyebabkan Penyakit Menular Seksual (PMS).

Pada tahap ini juga anak harus terus menggali dan memahami perbedaan antara hubungan sehat dan hubungan tidak sehat. ini termasuk belajar tentang tekanan dan kekerasa dalam pacaran dan memahami artinya persetujuan dalam hubungan seksual.

Untuk itu seorang anak yang menginjak usia ini atau dapat dikatakan remaja harus dibekali dengan keterampilan negosiasi dan penolakan serta metode untuk mengakhiri hubungan.

Edukasi sex ini sangat penting untuk orangtua beritahu kepada anak remaja mereka sejak dini untuk meningkatkan kemungkinan remaja akan mendekati orangtua untuk bercerita ketika hal-hal sulit atau berbahaya muncul kemudian atau ketika mereka memiliki pertanyaan atau masalah tentang perubahan tubuh dan identitas mereka. (Suara.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *